Berita Terkini

Sirekap Permudah Proses Penghitungan dan Pemungutan Suara Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020

MANGUPURA. Pelaksanaan pemilihan di masa pandemi membawa sejarah baru terhadap proses pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS, salah satunya penggunaan Aplikasi Sirekap. Untuk memaksimalkan hal ini, KPU Kabupaten Badung menggelar Bimbingan Teknis pada Sabtu, (14/11/2020) bertempat di The Patra Bali Resort And Villas. “Apapun alasannya aplikasi Sirekap harus tetap berjalan di tingkat KPPS, untuk menunjang hal tersebut tentu diperlukan SDM yang memadai,” terang Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta dalam sambutannya. Lebih jauh Semara Cipta menyampaikan, bahwa Sirekap merupakan inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi dari KPU untuk penyelenggaraan pemilihan yang cepat, efektif, efisien dan ramah lingkungan. Ia juga menambahkan, aplikasi ini mengubah tata cara pemilihan khususnya rekapitulasi dari manual ke digital. “Penerapan aplikasi Sirekap hanya sebagai alat bantu dan sarana publikasi hasil pemilihan kepada masyarakat,” pungkasnya. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan aplikasi ini, seperti tata cara penulisan pada formulir C.Hasil-KWK. Dimana KPPS dalam penulisannya harus konsisten dan jelas sesuai dengan ketentuan yang ada.  “Kemudian saat pengambilan foto, formulir harus ditempelkan di bidang yang tegak, tidak bergelombang dan mendapatkan pencahayaan yang cukup. Ini berkaitan dengan hasil dokumentasi, agar terbaca dengan baik oleh sistem,” beber komisioner asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal ini. Kayun berharap melalui Sirekap ini, kerja penyelenggara bisa lebih efisien dan menghindari kontak yang berlebihan dengan banyak orang, mengingat saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19. Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Teknis Penyelenggaraan Ni Luh Nesia Padma Gandi mengatakan ada beberapa hal yang baru ketika pelaksanaan pemilihan dilakukan di masa pandemi. “KPU telah menyiapkan skema dengan mengeluarkan 15 hal baru ketika pemilih datang ke TPS. Ini sebagai upaya kami dalam meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu menggunakan hak pilihnya, karena kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas utama,” jelasnya. 15 hal baru ini meliputi penggunaan masker, KPPS sehat, 500 pemilih, pengaturan kedatangan, cek suhu tubuh, sarung tangan dan dilarang berdekatan. Selanjutnya ada desinfeksi TPS, pelindung wajah, tidak bersalaman, alat tulis sendiri, tinta tetes, mencuci tangan, tissue kering serta bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37,3. Nesia juga menerangkan dalam menentukan tempat TPS, pihaknya memperhatikan kenyamanan pemilih. Seperti tempat yang terbuka, sehingga memudahkan penyandang disabilitas dalam menggunakan hak pilihnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.  Bimtek ini akan dilakukan kembali pada tanggal 15,16,17 dan 19 November 2020 mendatang, dengan menghadirkan seluruh jajaran Badan Adhoc ditingkat kecamatan hingga desa se-Kabupaten Badung. Foto terkait :

KPU Badung Pastikan Seluruh Penyelenggara Pemilu Bebas Dari Covid-19

MANGUPURA. Dalam upaya memastikan pelaksanaan pemilihan serentak tidak menjadi kluster penyebaran Covid-19, seluruh penyelenggara akan menjalani pemeriksaan kesehatan. Hal ini dibahas dalam sosialisasi dan koordinasi bersama dinas terkait dan Puskesmas se-Kabupaten Badung, Sabtu (14/11/2020). Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta menyampaikan bahwa penyelenggara mulai dari tingkat kecamatan sampai level KPPS akan menjalani rapid tes. Selain itu, dipastikan protokol kesehatan beserta Alat Pelindung Diri (APD) akan disiapkan untuk pelaksanaan pemungutan dan penghitungan di TPS. “Hal ini sangat penting dilakukan, mengingat pemilihan dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pelaksanaan pencoblosan pada 9 Desember 2020 akan mengutamakan kesehatan dan keselamatan bersama,” ujarnya. Lebih jauh Semara Cipta menjelaskan, dalam waktu dekat akan melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Puskesmas se-Kabupaten Badung. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan rapid tes terhadap KPPS dan Petugas Ketertiban TPS.  Menurutnya, pemilihan di masa pandemi memiliki tantangan yang sangat berat, dimana harus menerapkan prokes dan mencapai target partisipasi pemilih sebesar 85%. Namun pihaknya tetap optimis, karena seluruh stake holder terkait sudah bahu membahu untuk turut serta menyukseskan pesta demokrasi di Gumi Keris. “Kami berharap dengan pertemuan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, dimana seluruh penyelenggara dipastikan sehat secara jasmani maupun rohani,” terang pria yang akrab dipanggil Kayun itu. Sementara itu, hadir sebagai narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta mengatakan bahwa pemilihan pada 9 Desember 2020 sudah dipastikan berjalan normal meskipun kondisinya tidak normal. “Karenanya protokol kesehatan tetap menjadi acuan utama dalam penyelenggaraan pemilihan kali ini,” ucapnya. Dalam kesempatan ini pula, Gunarta mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk turut serta membantu KPU dalam hal mendukung upaya pemeriksaan kesehatan bagi penyelenggara pemilu. Kegiatan dihadiri oleh Kadis Perhubungan, Kepala BPBD, Kadis Kebudayaan, Koordinator Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Badung. Foto terkait :    

Antisipasi Klaster Pemilihan Serentak, KPU Badung Lakukan Swab Tes

MANGUPURA. Dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, puluhan jajaran KPU Kabupaten Badung lakukan tes swab pada Kamis, (12/11/2020) bertempat di RSD Mangusada.  Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau munculnya klaster baru di internal lembaga. “Hari ini jajaran KPU Kabupaten Badung di tes swab untuk mendeteksi lebih awal penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi secara dini,” ungkapnya saat dikonfirmasi. Pria yang akrab disapa Kayun itu menjelaskan kegiatan ini jadwalkan berlangsung 2 hari, dikarenakan menghindari kerumunan saat berlangsungnya tes. “Total 42 orang akan melakukan swab tes, meliputi Komisioner, Sekretariat hingga Tenaga Pendukung KPU Kabupaten Badung. Khusus per tanggal 11/20 kemarin, ada 24 orang yang sudah melakukannya, sisanya dilaksanakan hari ini,” terangnya. Lebih jauh Kayun menjelaskan, ini mengacu dari Surat Plt. Sekjen KPU RI No 965/KU.02.4-SD/01/SJ/IX/2020 bahwa KPU Kabupaten/Kota melakukan pengecekan kesehatan terhadap Covid-19 melalui swab/PCR tes. Dalam kesempatan ini pula pihaknya menerangkan bagi Badan Adhoc ditingkat PPK, PPS dan KPPS akan melakukan rapid tes. “Kami ingin meyakinkan kepada masyarakat, seluruh penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung 9 Desember 2020 bebas dari Covid-19 dan siap untuk menyukseskan perhelatan demokrasi ini,” jelasnya. “Jadi tidak usah ragu untuk datang ke TPS dan menggunakan hak suara, karena keselamatan dan kesehatan pemilih menjadi prioritas kami,” sambungnya. Tidak lupa ia menegaskan, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala hingga tahapan pemilihan serentak ini berakhir. Terkait dengan hasil, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada RSD Mangusada. Foto terkait :

Debat Putaran Kedua, Panelis Pertajam Visi Misi Paslon Terkait Penyelarasan Pembangunan Daerah Dalam Bingkai NKRI

MANGUPURA. Bertepatan dengan Hari Pahlawan, KPU Kabupaten Badung menggelar Debat Terbuka Putaran Kedua pada Selasa, (10/11/2020). Mengambil tema Penyelarasan Pembangunan Kabupaten Badung dengan Program Nasional dalam Bingkai NKRI para panelis melakukan penajaman visi misi serta program kerja dari Pasangan Calon. “Debat terbuka ini menjadi sebuah ranah, dimana menjadi hak Pasangan Calon untuk menyampaikan visi misi dan program unggulannya,” terang Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta saat sambutannya bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center. Lebih jauh pria yang sering dipanggil Kayun itu mengucapkan rasa syukur, sampai saat ini semua penyelenggara pemilu di KPU Kabupaten Badung dari jajaran kecamatan hingga desa diberikan kesehatan walaupun di tengah pandemi Covid-19. Dalam proses perhelatan demokrasi ini Kayun menyampaikan, akan melakukan perekrutan terhadap penyelenggara ditingkat TPS atau sering disebut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Tidak lupa juga kepada petugas ketertiban, apabila diakumulasikan personil yang dibutuhkan di 996 TPS sebanyak 9.684 orang. “Semangat hari pahlawan ini menjadi spirit dasar, ketika menjadi penyelenggara harus dibuktikan dengan menjalankan dharma taat kepada aturan dan asas sehingga menjadi penyelenggara yang berintegritas,” sebutnya. “Kami sebagai penyelenggara, ingin mempersembahkan sebuah informasi yang mengedukasi bagi masyarakat. Sehingga pada hari pahlawan ini, kami mengajak mari membangun jiwa-jiwa kepahlawanan dalam diri masing-masing sebagai pemilih untuk datang ke TPS 9 Desember 2020,” sambung komisioner asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal ini.  Sekadar mengingatkan, kegiatan debat terbuka putaran kedua ini disiarkan langsung melalui TVRI Bali, live streaming You Tube KPU Badung, di pancarluaskan RRI Denpasar dan direlay oleh Bali TV. Sementara terkait dengan para panelis meliputi A.A. Anom Kumbara, I Wayan Wesna Astara, Made Kembar Sri Budi, Made Sudiana Mahendra dan I Putu Astawa yang dipandu oleh moderator Ni Wayan Widhiastini. Foto terkait :  

Momentum Hari Pahlawan, KPU Badung Berharap Dapat Menjadi Pejuang Demokrasi

MANGUPURA. Untuk menghormati dan menghargai jasa para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa serta raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, KPU Kabupaten Badung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Selasa (10/11/2020). “Dengan tema Pahlawanku Sepanjang Masa, kami harapkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Badung dapat meneladani jasa para pahlawan, khususnya dalam penyelenggaraan pemilihan untuk mewujudkan demokrasi yang berintegritas,” terang Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta dalam amanatnya. Menurut pria yang akrab disapa Kayun itu, dimasa pandemi ini banyak orang yang dirumahkan, tapi pihaknya bersyukur masih tetap bisa bekerja dalam rangkaian penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung 9 Desember 2020. Lebih jauh Kayun menjelaskan nilai-nilai pondasi kepahlawanan ini harus disadari, tidak hanya dalam proses memperjuangkan kemerdekaan tetapi hal yang lebih mendasar ketika sadar menjadi bagian dari lembaga KPU Badung. Ia juga menambahkan, apabila mampu menyelesaikan tugas dalam Pemilihan Serentak  dengan baik, maka  pihaknya telah menjadi pejuang atau pahlawan demokrasi. “Inilah nilai-nilai perjuangan kita, sehingga tidak muluk-muluk kalau bercita-cita menjadi pahlawan. Mari renungkan sejenak camkan dalam diri, bahwa untuk menjadi seorang pahlawan cukup dengan melaksanakan tugas dan kewajiban secara maksimal,” jelasnya. “Jaga nama baik dan integritas lembaga, itu adalah nilai-nilai dasar perjuangan kita. Bertepatan dengan hari pahlawan mari kita menjadi pahlawan bagi diri sendiri, keluarga, orang-orang disekitar dan lembaga KPU Kabupaten Badung,” sambungnya. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Kantor KPU Kabupaten Badung ini diikuti oleh seluruh jajaran dengan tetap mengacu dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Foto terkait :

KPU Badung Jadwalkan Debat Kedua Untuk Satu Paslon 10 November 2020

MANGUPURA. Setelah sukses terselenggaranya debat terbuka/publik pada 24 Oktobober lalu, kini KPU Kabupaten Badung bersiap untuk melaksanakan debat kedua yang dijadwalkan 10 November 2020 mendatang.   Ketua KPU Kabupaten Badung I Wayan Semara Cipta menyampaikan pelaksanaan debat kedua akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pukul 19.00 hingga 21.00 WITA. Selain itu, kegiatan juga disiarkan secara live melalui TVRI Bali, RRI Denpasar, You Tube KPU Kabupaten Badung dan direlay oleh Bali TV. Lebih jauh pria yang akrab dipanggil Kayun itu mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat membahas teknis pelaksanaan debat kedua terutama berkenaan dengan rundown acara. Ada beberapa evaluasi pelaksanaan debat pertama dan masukan yang disampaikan dalam pelaksanaan teknis, termasuk pada penerapan Prokes Covid-19. "Jadi kami sudah bahas teknis pelaksanaanya kembali, begitu juga mengevaluasi pelaksanaan debat pertama," ujarnya saat dikonfirmasi Senin, (9/11/2020) bertempat di Kantor KPU Kabupaten Badung. Menurutnya, tantangan dalam pelaksanaan debat terbuka kedua nanti minimal sama baiknya dengan pelaksanaan debat terbuka pertama. "Tentunya kami ingin lebih maksimal dari debat pertama. Jadi apa kekurangan debat pertama itu menjadi pembelajaran," terangnya. Perihal tema debat terbuka kedua, pihaknya mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan. Di antaranya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional, dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kebangsaan. Di samping itu, materi debat juga memuat materi kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, dan pengendalian Covid-19.  “Untuk tema debat terbuka yang kedua adalah Penyelarasan Pembangunan Kabupaten Badung dengan Nasional dengan Bingkai NKRI,” beber komisioner asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal ini.  Ia juga mengungkapkan ada catatan penting yang dijadikan evaluasi pada pelaksanaan debat terbuka kedua nanti, yaitu soal waktu pelaksanaan debat yang bersamaan dengan daerah lain. Debat terbuka perdana yang dilaksanakan KPU Badung dan KPU Karangasem nyaris dalam waktu yang berbarengan, hanya selisih satu jam. “Terkait hal tersebut, kami akan berkoordinasi lebih intens dengan KPU Provinsi Bali, sehingga jadwalnya tidak berbenturan lagi, agar masyarakat bisa fokus menyaksikan penyampaian visi dan misi paslon,” ungkapnya. Perlu diketahui, debat terbuka nanti akan dipandu oleh Dr. Ni Wayan Widhiastini, S.Sos., M.Si. Sementara Tim Panelis terdiri dari Prof. Dr. Drs. A.A. Anom Kumbara MS, Dr. Drs. I Wayan Wesna Astara, SH., M.Hu.,MH, Prof. Dr. Drs. Made Kembar Sri Budi, M.P., Prof. Ir. Made Sudiana Mahendra, MappSc.,Phd, CIEA dan Pro. Dr. I Putu Astawa,S.E.,M.M.