Berita Terkini

Pentingnya Peranan Kecamatan, Desa dan Kelurahan dalam Sukseskan Pilgub Bali 2018

Mangupura- Usai dilaksanakan di Kecamatan Mengwi, KPU Kabupaten Badung kembali melakukan sosialisasi bagi instansi terkait di Kecamatan Kuta Selatan dan Kuta Utara, Kamis (28/9/2017). Sosialisasi mengenai tahapan dan pembentukan badan ad-hoc di Kecamatan Kuta Selatan, dibuka langsung Camat Kuta Selatan I Made Widiana. Dalam sambutannya, Made Widiana menyampaikan pentingnya peranan desa, kelurahan dan unsur kecamatan dalam mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 mendatang. Hal ini ditambah dengan kondisi geografis dan sosiologis masyarakat di Kuta Selatan sebagai daerah tujuan pariwisata, sehingga harus tergerak untuk berpartisipasi secara maksimal sebagai warga negara yang baik. Dalam materinya, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Badung I Wayan Artana Dana mengungkapkan perbedaan di masing-masing kecamatan di Kabupaten Badung dalam proses perekrutan panitia ad-hoc. Diharapkan, seluruh instansi terkait di Kecamatan Kuta Selatan dapat terlibat secara aktif dalam setiap kegiatan pemilu dan pemilihan sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Badung. Meskipun sebagian peserta yang berasal dari unsur desa dan kelurahan berhalangan hadir, namun sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung menarik. Berbagai permasalahan yang bersifat teknis menjadi pembahasan, salah satunya berkaitan dengan tugas panitia ad-hoc yaitu Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam melakukanproses pemutakhiran data penduduk yang akan menjadi daftar pemilih tetap. Di akhir acara, Kasi Pemerintahan Kecamatan Kuta Selatan menghimbau para peserta yang hadir untuk segera menyampaikan kepada desa/kelurahan masing-masing, untuk segera mempersiapkan panitia pemungutan suara yang akan memasuki tahapan seleksi pada Oktober mendatang.

KPU Badung Sosialisasi Tahapan Pilkada 2018 di Kuta Utara

Mangupura- Memasuki tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 mendatang, KPU Kabupaten Badung semakin memantapkan kegiatan sosialisasi berkenaan dengan tahapan dan pembentukan badan adhoc. Sosialisasi kepada instansi terkait dan pemangku kepentingan pada hari Kamis (28/9/2017) dilaksanakan di Kecamatan Kuta Utara. Dibuka oleh Camat Kuta Utara, Anak Agung Ngurah Arimbawa dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara di tingkat kecamatan, kita sudah secara regular melaksanakan pemilihan. Untuk itu agar tahapan-tahapan yang ada dilaksanakan dengan baik dan menjadi perhatian dari semua unsur khususnya di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Beliau juga memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapai oleh badan adhoc pada pemilihan sebelumnya, dengan harapan pelaksanaan Pilgub Bali 2018 juga dapat berjalan baik. Materi sosialisasi disampaikan oleh Anggota KPU Divisi Keuangan, Umum dan Logistik Ni Luh Nesia Padma Gandi. Dalam pemaparannya disampaikan materi tentang tahapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 dan pembentukan panitia ad-hoc, serta Pendaftaran Calon Perseorangan. Nesia Gandi mengharapkan proses perekrutan panitia ad-hoc ini turut mendapat dukungan dari pihak kecamatan dan desa/kelurahan, karena paling memahami kondisi di daerah masing-masing. Hal ini terutama berkaitan dengan proses pemutakhiran data pemilih yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), yang akan menyajikan data sebagai dasar dalam penyusunan logistik kepemiluan. Usai penyampaian materi, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab oleh peserta dari unsur kecamatan dan seluruh desa/kelurahan se-Kecamatan kuta Utara. Salah satunya tentang permasalahan data pemilih, dimana data yang diturunkan dari kemendagri setelah dimutakhirkan di upload ke aplikasi sidalih hasilnya berbeda. Kegiatan diakhiri dengan himbauan kepada Kepala Lingkungan/Kelian Br. Dinas untuk mendata warganya yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. Hal tersebut sebagai upaya dalam memaksimalkan kinerja PPDP, karena dianggap memiliki data kependudukan paling akurat di tingkat desa/kelurahan.

Lowongan Tenaga Pendukung Non PNS

Mangupura- Mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018, KPU Provinsi Bali melalui KPU Kabupaten Badung membuka kesempatan bagi pemuda-pemudi terbaik di Bali, daerah Badung khususnya untuk berpartisipasi sebagai Tenaga Pendukung Non PNS (Pegawai Negeri Sipil). Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 4-6 Oktober 2017. Formasi kebutuhan tenaga pendukung beserta syarat dan ketentuan dapat diunduh pada tautan berikut ini. Download disini

KPU Badung Melaksanakan Evaluasi SPIP

Mangupura-Memasuki akhir bulan pelaksanaan, kelompok kerja Pelaksanaan Satuan Tugas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) KPU Kabupaten Badung  melaksanakan rapat evaluasi pada hari Rabu (27/9/2017)  bertempat di ruang Media center. Selain melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan,rapat  juga bertujuan untuk menyusun laporan kegiatan kelompok kerja periode bulan September 2017. Dibuka oleh Ketua Pokja I Wayan Artana Dana, rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota pokja membahas beberapa kegiatan yang telah dilakukan selama bulan September oleh setiap kelompok kerja yang melakukan kegiatan di bulan September. Selain itu juga melakukan evaluasi sesuai dengan kartu kendali yang merupakan indikator pengawasan SPIP. SPIP merupakan hal yang penting sebagai salah satu bentuk pengawasan internal lembaga terkait proses pelaksanaan kegiatan tahapan Pilgub Bali 2018. Melalui pengawasan SPIP ini kabupaten/kota diharapkan sudah menyelesaikan segala bentuk administrasi dan laporan pokja setiap bulan pada tahun 2017. Disampaikan juga oleh Yudistira Adnyana anggota Pokja yang merupakan akademisi dari Universitas Ngurah Rai, bahwa SPIP bukan untuk mencari kesalahan melainkan melakukan pengendalian dan pencegahan awal resiko. Melalui SPIP pokja dapat melakukan identifikasi terhadap kemungkinan resiko yang muncul pada kegiatan yang akan dilaksanakan. Hasilnya adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Badung berjalan sesuai dengan jadwal dan rencana kegiatan yang telah disusun baik dari segi anggaran dan aturan.

Sosialisasikan Pilgub, KPU Badung Tekankan Peran Kecamatan, Desa dan Kelurahan

Mangupura- Memasuki tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 mendatang, KPU Kabupaten Badung semakin memantapkan kegiatan sosialisasi,salah satunya kepada instansi terkait dan pemangku kepentingan di setiap kecamatan di Kabupaten Badung. Sosialisasi diawali di Kecamatan Mengwi sebagai kecamatan dengan jumlah desa terbanyak, bertepatan pada Selasa (26/9/2017). Sosialisasi dengan melibatkan Komisioner KPU Kabupaten Badung, membahas materi tentang tahapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 dan pembentukan panitia ad-hoc. Membawakan materi mengenai tahapan, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Badung I Wayan Artana Dana menjelaskan tentang berbagai kegiatan yang dilakukan akhir tahun 2017 ini, seperti pembentukan PPK dan PPS serta Pendaftaran Calon Perseorangan. Sementara itu, Divisi Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten Badung Luh Nesia Padma Gandi membawakan materi tentang pembentukan badan ad-hoc. Nesia Gandi mengharapkan proses perekrutan panitia ad-hoc ini turut mendapat dukungan dari pihak kecamatan dan desa/kelurahan, karena paling memahami kondisi di daerah masing-masing. Hal ini terutama berkaitan dengan proses pemutakhiran data pemilih yang akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), yang akan menyajikan data sebagai dasar dalam penyusunan logistik kepemiluan. Usai penyampaian materi, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab oleh peserta yang berjumlah lebih dari 200 orang dari unsur kecamatan dan seluruh desa/kelurahan se-Kecamatan Mengwi. Salah satunya tentang syarat minimal jumlah pemilih untuk dapat membentuk TPS, agar dapat  mempermudah pemilih dalam menggunakan hak pilih. Diskusi diakhiri dengan himbauan untuk memastikan diri terekam dalam KTP Elektronik sebagai syarat menjadi pemilih, yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP-el maupun surat keterangan oleh instansi berwenang.

KPU Badung Sosialisasikan Pentingnya Peran Perempuan Dalam Pemilihan

Mangupura- Peningkatan peran perempuan dalam bidang politik, tidak hanya sebagai kontestan dalam pemilihan, namun juga dalam penyelenggaraan pemilihan dengan menjadi panitia ad-hoc. Hal tersebut ditegaskan Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Badung I Wayan Artana Dana saat membawakan materi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Badung, Selasa (26/9/2017). Di hadapan sekitar 140 peserta yang  mayoritas perempuan, Artana Dana mengharapkan peran serta perempuan sebagai salah satu bentuk emansipasi dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan pemilihan.  Hal ini merupakan salah satu bentuk kesetaraan gender, untuk meningkatkan partisipasi semua pihak. Menanggapi hal tersebut, para peserta yang berasal dari seluruh desa/kelurahan serta unsur kecamatan se-Kabupaten Badung, memberikan apresiasi dan menyatakan kesiapan untuk menjadi panitia ad-hoc. Pada kesempatan tersebut, Artana Dana juga membawakan materi tentang tahapan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018 mendatang.  Diharapkan, sosialisasi yang gencar dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Badung dengan menyasar seluruh segmen pemilih, dapat meningkatkan partisipasi pemilih sebagai salah satu indikator kesuksesan pelaksanaan pemilu dan pemilihan.