Berita Terkini

KPU Kabupaten Maros Tertarik Konsep RPP KPU Badung

KPU Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengunjungi Kantor KPU Kabupaten Badung untuk melakukan studi komparasi menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020. Diterima oleh dua orang Komisioner KPU Kabupaten Badung Divisi Hukum dan Pengawasan, Nur Sodiq, dan Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ni Luh Nesia Padma Gandi, di ruang Rumah Pintar Pemilu, Jumat (06/12/2019) Anggota KPU Kabupaten Maros, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Mujaddid, yang menjadi pimpinan rombongan menyampaikan mengetahui informasi terkait KPU Kabupaten Badung melalui berbagai publikasinya terkait RPP, Kreasi Sosialisasi dan juga pelaksaan pokja-pokja. Nur Sodiq menyambut hangat kedatangan rombongan KPU Kabupaten Maros dan berharap apa nantinya yang menjadi tujuan dan sharing yang dilakukan menjadi manfaat dibawa kembali kedaerahnya. Dalam pemaparannya Luh Nesia Gandi memaparkan strategi-strategi KPU Badung dalam menyosialisasikan Pemilu atau Pemilihan cenderung tidak biasa seperti kolaborasi budaya, menyasar kaum marginal, pelibatan kaum disabilitas dan cara-cara milenial seperti nonton bioskop bareng. Rombongan juga berkesempatan melihat-lihat isi RPP KPU Kabupaten Badung, mencoba aplikasi game tebak kata pemilu layar sentuh dan melakukan foto bersama di foto-booth. Diakhir dilakukan penyerahan cinderamata berupa maskot pemilu dari KPU Kabupaten Maros yang bernama Daeng Chacha.      

Puncaki Roadshow, KPU Badung Sasar Kuta Selatan

Kuta Selatan menjadi kecamatan terakhir yang disasar KPU Badung dalam kegiatan sosialisasi tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020 dengan segmen instansi pemerintah dan tokoh masyarakat. Kegiatan sosialisasi dirangkai dengan rapat koordinasi perangkat desa/kelurahan se Kecamatan Kuta Selatan dilaksanakan pada Kamis, (05/12/2019) di ruang rapat Kantor Camat Kuta Selatan. Sebagai pembuka kegiatan, Camat Kuta Selatan I Made Widana, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa selaku perangkat di kecamatan, desa/kelurahan turut bertanggung jawab terhadap pelaksanaan Pilkada Badung 2020, khususnya pelaksanaan di Kuta Selatan. Dihadapan Perbekel/Lurah, Kepala Lingkungan serta Bendesa Adat yang hadir, anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat I Wayan Artana Dana memaparkan tahapan pelaksanaan Pilkada Badung Tahun 2018.   Pada sesi selanjutnya, anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Hukum dan Pengawasan, Nur Sodiq menyampaikan berkenaan dengan pencalonan perseorangan. Saat ini KPU Badung sudah mengumumkan syarat bagi masyarakat yang ingin maju sebagai calon kepala daerah melalui jalur perseorangan. Untuk memperoleh informasi lebih jelas masyarakat dapat datang langsung ke KPU Badung melalui Helpdesk Verifikasi Syarat Dukungan Pencalonan Perseorangan. Hal krusial yang juga disampaikan adalah tentang Pemantau Pemilihan, kegiatan pemantauan ini penting karena menurut Peraturan MK No. 2 Tahun 2016 menyatakan bahwa yang memiliki legal standing apabila ada permasalahan hukum adalah Paslon dan Pemantau Pemilihan. "Pemantau punya andil yang cukup strategis karena bisa bertindak untuk dan atas nama Pasangan Calon," jelas Nur Sodiq. Diakhir kegiatan, diserahkan Piagam Penghargaan kepada Penyelenggara Badan Adhoc Pemilu 2019 atas partisipasi dan kerja kerasnya atas pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 yang sukses dan damai.    

KPU Badung Sosialisasikan Tahapan Pilkada Badung 2020 Dalam Rakor Kecamatan Kuta

Sosialisasi Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020 kembali menyasar perangkat desa/kelurahan  serta tokoh masyarakat Bendesa Adat se Kecamatan  Kuta, Rabu (04/12/2019) bertempat di Kantor Camat Kuta. Kegiatan sosialisasi dirangkaikan dengan rapat koordinasi dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru di wilayah hukum Polsek Kuta.   Apresiasi Camat Kuta I Nyoman Rudiarta, atas kehadiran KPU Kabupaten Badung untuk memberikan sosialisasi berkenaan dengan pelaksanaan Pilkada Badung Tahun 2020, selain agenda pembahasan pemanfaatan dana DAU 2020 untuk wilayah Kecamatan Kuta.   Pada kesempatan pertama, Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat I Wayan Artana Dana memaparkan gambaran umum tahapan  pelaksanaan Pilkada Badung Tahun 2020.   Angka partisipasi masyarakat selalu menjadi penekanan dalam setiap pertemuan. Angka partisipasi yang cenderung menurun dalam setiap periode pemilihan kepala daerah, menjadi tugas KPU dalam upaya mencari solusi meningkatkan partisipasi pemilih dan mengingatkan peran serta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pilkada nanti.   " Untuk Kecamatan Kuta sendiri tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 sebesar 74,70%, kami mohon bantuannya untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Badung  22 September 2020, sekaligus kami sosialisasikan Pemantau, dimana KPU Badung membuka ruang bagi lembaga masyarakat untuk turut serta mengawasi pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung tahun 2020 mendatang," jelas Artana Dana.   Memasuki masa penyerahan syarat dukungan bagi calon perseorangan, Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Hukum dan Pengawasan, Nur Sodiq menyampaikan hal krusial pada tahapan ini yaitu syarat pencalonan perseorangan.   "Kami telah mengumumkan melalui media cetak dan juga website berkenaan dengan jadwal penyerahan syarat dukungan bagi calon perseorangan dalam Pilkada Badung 2020, jumlah minimum syarat dukungan sejumlah 32.692 yang tersebar paling sedikit di 4 Kecamatan se-Kabupaten Badung yang diserahkan  tanggal 19-23 Februari 2020 dengan kelengkapan dokumen yang telah ditentukan oleh KPU Badung," jelas Nur Sodiq.   Poin penting lainnya ada pada kegiatan pemantauan, dan KPU Badung juga telah mengumumkan perihal pendaftaran pemantau pemilihan, pelaksana survei dan penghitungan cepat.   Hadir dalam kegiatan perwakilan Polsek Kuta dan Danramil, Bendesa Adat, Kepala Lingkungan, Ketua LPM, dan tentunya Lurah yang hadir lengkap dari 5 kelurahan yang ada di Kecamatan Kuta.   FOTO KEGIATAN

KPU Kabupaten Badung Sosialisasikan Pencalonan Perseorangan Di Kuta Utara

Dalam rangka meningkatkan partisipasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020, KPU Kabupaten Badung menggiatkan kegiatan sosialisasi yang dilakukan untuk menyampaikan informasi berkenaan dengan kegiatan tahapan pemilihan. Di Kecamatan Kuta Utara, KPU Kabupaten Badung melanjutkan kegiatan sosialisasi menyasar instansi terkait dan tokoh masyarakat setempat yang dihadiri oleh perangkat kecamatan, anggota kepolisian, perangkat desa/kelurahan dan Bendesa Adat, Selasa (03/12/2019) Hadir sebagai narasumber Anggota KPU Badung Divisi Sosialisasi I Wayan Artana Dana dan Anggota Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Ni Luh Nesia Padma Gandi mengharapkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat serta instansi pemerintah dalam membantu menyukseskan penyelengaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 pada saat pencoblosan 23 September 2020. Pada kesempataan ini Ni Luh Nesia Padma Gandi selaku Devisi Teknis Penyelenggaraan menyampaikan tahapan pencalonan perseorangan yang telah diumumkan oleh KPU Badung mulai tanggal 03 Desember 2019 sampai 16 Desember 2019. “Syarat pencalonan perseorangan yakni jumlah minimum yang harus dipenuhi oleh masyarakat yang akan mencalonkan diri adalah sejumlah 32.692 dan tersebar dalam minimal 4 kecamatan yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh KPU Badung,” kata Nesia Gandi dihadapan hadirin. Tahapan penyerahan dukungan dan perbaikan dilakukan sebelum tahapan pendaftaran calon dimulai, dimana setiap dukungan dituangkan dalam Formulir Model B1.KWK-Perseorangan yang langsung ditempelkan fotocopy KTP elektronik. KPU Kabupaten Badung mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kecamatan Kuta Utara sehingga Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020 nanti dapat berlangsung aman, damai dan sejuk. FOTO KEGIATAN

KPU Badung Terjun Langsung Meretas Permasalahan Data Pemilih di Kuta Selatan

Focus Group Discussion (FGD) Menyimak Data Pemilih Mencari Terobosan Solutif, kembali diadakan KPU Kabupaten Badung (28/11/2019) dengan menghadirkan 2 Komisioner yaitu IGKG Yusa Arsana Putra selaku Divisi Data Pemilih dan Ni Luh Nesia Padma Gandi selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan. Kali ini menyasar Kecamatan Kuta Selatan untuk Menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020 mendatang. Seperti di 2 kecamatan sebelumnya, FGD ini diharapkan menjadi media penyampaian kendala-kendala yang dihadapi Desa/Kelurahan, terutama pemenuhan data pemilih yang berkualitas. Mulai dari coklit, penyebaran C6, sampai hal lainnya. Ditambah berbagai masalah lapangan yang selama ini selalu menjadi momok bagi para petugas di Desa/Kelurahan seperti data pemilih meninggal yang muncul kembali dalam DPT, mutasi warga yang masih terdaftar dalam DPT setempat, sampai alamat yang tidak ditemukan. Dibuka  Camat Kuta Selatan I Made Widiana, FGD disambut baik oleh Kaling Desa/Kelurahan Kuta Selatan dengan aktif bersuara dalam FGD. Masukan dari peserta FGD ini dapat menjadi referensi KPU Badung dalam memperbaiki sistem pemutakhiran data pemilih menjadi lebih baik, guna mendapatkan data yang sempurna untuk Pemilu berkelanjutan. FOTO TERKAIT

KPU Badung Manfaatkan Momentum Hari Disabilitas Internasional Dorong Partisipasi Pemilih Disabilitas

Mangupura - Partisipasi masyarakat dalam pemilihan menjadi salah satu indikator pemilihan dapat dikatakan sukses. Kehadiran pemilih pada hari pemungutan suara menentukan tinggi rendahnya tingkat partisipasi masyarakat.   Dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung Tahun 2020, KPU Kabupaten Badung gencar melakukan sosialisasi menyasar berbagai segmen, salah satunya segmen pemilih disabilitas. Sosialisasi kepada pemilih disabilitas dilakukan bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Badung dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Wantilan DPRD Kabupaten Badung - Puspem Mangupraja Kabupaten Badung, Rabu (27/11/2019).   Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa dalam sambutannya menyampaikan  apresiasi atas diadakannya peringatan hari disabilitas. Pada  momentum ini dengan tema "Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul" mari bersama-sama memperkuat komitmen bagaimana membuat kebijakan teknis dalam upaya untuk kedepannya memfasilitasi masyarakat disabilitas, mengedepankan pemberdayaan disabilitas dan mengikutsertakan mereka dalam setiap kegiatan. "Kata kuncinya adalah komunikasi dan koordinasi yang sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung," tutup Suiasa.   Dihadapan kurang lebih 350 undangan dan masyarakat difabel, Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Teknis Penyelenggara Ni Luh Nesia Padma Gandi berkesempatan menyampaikan sosialisasi tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Badung Tahun 2020. Mulai dari tahapan persiapan, pelaksanaan, syarat terdaftar sebagai pemilih, pencalonan perseorangan, hari pemungutan suara serta pemantauan pemilihan.   "Kita harus menjadi pemilih cerdas, mendukung kampanye tanpa penyebaran hoax, fitnah dan isu SARA, pastikan nama kita tercantum di DPT, datang ke TPS dan gunakan hak pilih dengan tata cara yang benar," papar Nesia Gandi.   Angka partisipasi disabilitas juga menjadi tantangan bagi KPU Badung karena menjadi prioritas nasional. Dalam Pemilu 2019 angka partisipasi pemilih disabilitas di Kabupaten Badung sebesar 68%, belum memenuhi target 70% yang ditetapkan secara nasional. Inilah yang harus ditemukan apa penyebab pemilih disabilitas tidak menggunakan hak pilihnya.   Dalam kegiatan tersebut KPU Badung menyebarkan brosur yang berisi informasi tahapan, serta menyediakan stand yang berisi photo-booth dimana pengunjung yang datang diajak membuat foto langsung jadi dengan latar maskot Nayakottama Prayojana dan ajakan menggunakan hak pilih pada 23 September 2020.   Nampak antusiasme mereka yang menyandang disabilitas dan juga pendamping yang mengantarkan turut memanfaatkan kesempatan foto gratis tersebut untuk kenang-kenangan dan mendapatkan informasi seputar pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Bupati Badung Tahun 2020.     Foto terkait :