Melalui Rapat Kerja SDM, KPU Badung Teguhkan Disiplin dan Budaya Pelayanan
#TemanPemilih - Pengelolaan dan pembinaan sumber daya manusia yang terarah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kinerja KPU Kabupaten Badung yang solid, profesional, dan berintegritas. Melalui penguatan disiplin, penyamaan persepsi, serta internalisasi nilai-nilai pelayanan, diharapkan seluruh jajaran mampu memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas-tugas kepemiluan secara efektif dan berkeadilan. Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan SDM harus diiringi dengan penegasan disiplin dan penguatan kebersamaan. Ia menyampaikan bahwa kekompakan antarjajaran menjadi kunci agar pelaksanaan tugas dapat berjalan tanpa beban dan tekanan. Menurutnya, organisasi yang padu akan mampu bekerja lebih fokus dan produktif. Rapat kerja tersebut dipandu oleh Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Agung Rio Swandisara. Dalam forum tersebut, Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Hukum dan Pengawasan, I Putu Yogi Indra Permana, menekankan pentingnya penerapan nilai pelayanan (service) secara konsisten. Ia mengajak seluruh jajaran untuk memulainya dari lingkungan internal organisasi sebagai wujud nyata integritas dan soliditas kelembagaan. Selanjutnya, Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), Ni Putu Rulyana Kusuma Wardani, menyampaikan perlunya penyamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas. Ia berharap rapat kerja ini dapat menghasilkan langkah-langkah strategis guna mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, sekaligus memperkuat koordinasi antardivisi. Penguatan budaya pelayanan juga menjadi perhatian Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Teknis Penyelenggaraan, I Nyoman Dwi Suarna Artha. Ia menegaskan bahwa pelayanan merupakan bentuk penghormatan kepada pihak lain yang harus dimulai dari diri sendiri dan diterapkan terlebih dahulu di internal organisasi sebelum diberikan kepada masyarakat luas. Sementara itu, Agung Rio Swandisara menegaskan pentingnya penerapan 11 Prinsip Penyelenggaraan Pemilu, yaitu mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa mencermati peraturan perundang-undangan sebagai landasan pelaksanaan tugas, serta menjadikan Core Value ASN Ber-AKHLak sebagai pedoman sikap dan perilaku kerja. Arahan turut disampaikan oleh Sekretaris KPU Kabupaten Badung, I Wayan Nopi Suryanto, yang mengajak seluruh jajaran untuk membangun komitmen bersama dalam melaksanakan setiap kebijakan pimpinan sepanjang bertujuan positif bagi organisasi. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan kesetaraan peran dalam mencapai tujuan bersama. Rapat kerja ditutup oleh Ketua KPU Kabupaten Badung dengan penegasan komitmen agar seluruh jajaran mampu menerima dan menempatkan diri secara proporsional, serta senantiasa hadir sebagai abdi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan demokrasi yang berlandaskan Pancasila. Rapat Kerja Pengelolaan dan Pembinaan SDM di lingkungan KPU Kabupaten Badung dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Prayojana KPU Kabupaten Badung, dan diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Badung serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Badung. ....
KPU Badung Dorong Pendidikan Pemilih Berbasis Budaya untuk Gaet Pemilih Muda
#TemanPemilih - Upaya meningkatkan partisipasi dan pemahaman politik pemilih pemula dan pemilih muda terus dilakukan KPU Kabupaten Badung melalui pendekatan yang lebih inklusif dan dekat dengan keseharian generasi muda. Salah satunya dengan mengintegrasikan unsur seni dan budaya lokal dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih agar pesan demokrasi lebih mudah diterima, menarik, dan tidak terkesan kaku atau formal. Komitmen tersebut disampaikan Anggota KPU Kabupaten Badung, Agung Rio Swandisara, saat melakukan koordinasi dengan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung. Dalam pertemuan itu, Agung Rio menegaskan pentingnya inovasi metode sosialisasi, mengingat selama ini pendidikan pemilih kerap dipersepsikan terlalu formal dan kurang diminati oleh kalangan muda. Menurutnya, pendekatan berbasis budaya lokal diharapkan mampu mengubah cara pandang generasi muda bahwa demokrasi tidak sekadar dimaknai sebagai aktivitas “nyoblos” semata, melainkan sebuah proses partisipasi yang lebih luas dan bermakna. Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Anak Agung Gde Rahma Putra Tim Komite EKRAF Kabupaten Badung. Ia menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan mengapresiasi terobosan KPU Badung yang membuka ruang kolaborasi antara demokrasi dan seni budaya. Menurutnya, pengemasan pendidikan pemilih melalui medium kreatif dapat menjadi cara efektif untuk menyentuh kesadaran politik generasi muda secara lebih natural dan menyenangkan. Koordinasi antara KPU Kabupaten Badung dan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung ini dilaksanakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, pada Senin, 26 Januari 2026. ....
Peta TPS Akurat, Nyoblos Jadi Lebih Cepat
BADUNG – Kenyamanan pemilih saat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi perhatian serius Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung. Melalui perencanaan yang matang dan berbasis data, KPU Badung mulai memetakan titik koordinat lokasi TPS secara presisi sebagai bagian dari persiapan Pemilu 2029. Langkah ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan lokasi TPS terdekat, mengurangi jarak tempuh pemilih, serta memastikan proses pemungutan suara berlangsung lebih efektif, efisien, dan nyaman bagi seluruh warga Badung. Upaya pemetaan ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi koordinat wilayah guna memastikan setiap TPS berada di lokasi yang strategis dan mudah diakses. Dengan pemetaan yang akurat, KPU Badung ingin meminimalkan kendala teknis yang kerap dihadapi pemilih, seperti kebingungan lokasi atau jauhnya jarak menuju TPS, sehingga hak pilih masyarakat dapat tersalurkan secara optimal. Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Ni Putu Rulyana Kusuma Wardani, menegaskan bahwa pemetaan koordinat TPS merupakan fondasi penting dalam membangun Pemilu yang modern dan inklusif. Menurutnya, pemetaan ini bukan sekadar pengumpulan data, melainkan bentuk komitmen KPU Badung dalam menjamin aksesibilitas pemilih di seluruh wilayah. “Kami ingin memastikan setiap jengkal wilayah di Badung terpetakan dengan baik, sehingga akses publik menuju TPS semakin mudah dan merata,” ujarnya. Lebih lanjut, langkah strategis ini juga mencerminkan tanggung jawab berkelanjutan KPU Kabupaten Badung sebagai lembaga demokrasi yang transparan. Melalui kolaborasi lintas instansi, KPU Badung memastikan sinkronisasi data kependudukan dan kewilayahan dengan titik layanan pemilih. Perencanaan yang dilakukan jauh hari ini menegaskan bahwa KPU Badung tidak hanya bekerja pada momentum hari pemungutan suara, tetapi terus berproses dalam menjaga kedaulatan suara masyarakat melalui kesiapan infrastruktur data yang komprehensif. Rangkaian kegiatan pemetaan koordinat TPS ini diawali dengan audiensi resmi antara KPU Kabupaten Badung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung. Audiensi tersebut dilaksanakan di Kantor DPMD Kabupaten Badung dan diterima oleh Sekretaris DPMD, I Gede Sukadana, dengan pemaparan teknis disampaikan langsung oleh Ni Putu Rulyana Kusuma Wardani. Pertemuan ini menjadi langkah awal koordinasi teknis di tingkat desa dan kelurahan guna menjamin akurasi data pemilih menuju Pemilu 2029. ....
Perkuat Keterbukaan Informasi! Evaluasi DIP 2025 dan Susun Daftar Informasi Publik 2026
Kegiatan evaluasi dan penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) menjadi langkah strategis KPU Kabupaten Badung dalam memperkuat keterbukaan informasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pemenuhan hak masyarakat atas akses informasi kepemiluan yang transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, menegaskan bahwa evaluasi sangat penting dilakukan untuk mendukung perencanaan kerja ke depan. Menurutnya, terdapat sejumlah catatan penting yang perlu ditindaklanjuti, khususnya terkait permintaan data dalam layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), di mana Daftar Informasi Publik menjadi poin krusial dalam pemenuhan kebutuhan informasi tersebut. Sejalan dengan hal tersebut, Anggota KPU Kabupaten Badung, Agung Rio Swandisara, menyampaikan perlunya evaluasi terhadap batas waktu proses pelayanan PPID agar pelaksanaannya lebih efektif dan efisien. Selain itu, ia menekankan pentingnya pengumpulan ulang data Daftar Informasi sebagai dasar pengajuan uji konsekuensi, sehingga dapat ditetapkan secara jelas antara Daftar Informasi Publik dan Daftar Informasi yang Dikecualikan. Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Badung, I Wayan Nopi Suryanto, mengingatkan bahwa penetapan informasi publik harus tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang mengatur tentang data dan pelayanan informasi, guna menjamin kepastian hukum serta kualitas layanan kepada masyarakat. Rapat Kerja Evaluasi dan Penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) Semester I Tahun 2026 ini dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Badung pada Kamis, 22 Januari 2025, bertempat di Ruang Rapat Prayojana KPU Kabupaten Badung, dan diikuti oleh para Komisioner serta Pejabat Struktural di lingkungan KPU Kabupaten Badung. ....
KPU Badung Gelar Evaluasi & Sosialisasi Pengelolaan Anggaran 2026
#Teman Pemilih – Untuk mewujudkan tertib administrasi dalam pertanggungjawaban keuangan, Jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung melaksanakan rapat koordinasi evaluasi dan sosialisasi pengelolaan anggaran tahun 2026. Hadir Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra beserta Anggota KPU Badung. Hadir juga Sekretaris KPU Badung, I Wayan Nopi Suryanto dan seluruh Jajaran Sekretariat KPU Badung. “Kami di Jajaran Komisioner sangat mengapresiasi Jajaran Sekretariat KPU Badung, apalagi dalam pelaksanaan Pemilu 2024 lalu telah sukses. Saya terus mendorong supaya nilai - nilai spirit ini tetap berjalan. Kita bersepakat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan terukur yang tentu saja memerlukan solidaritas tinggi, maka dari itu Kita sering-sering berkomunikasi agar pekerjaan berjalan baik,” ucap Yusa Arsana Putra. “Saya mendorong semangat teman-teman agar tetap bekerja pada jalur yang benar dan terukur,” imbuhnya. Diharapkannya agar kedepannya tetap menjaga komunikasi dan koordinasi. I Wayan Nopi Suryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan evaluasi untuk merefresh kegiatan yang telah berjalan. “Evaluasi ini sebagai refresh terhadap apa yang telah Kita lakukan, dalam hal bagaimana Kita melakukan pengelolaan anggaran yang akuntabel,” ucapnya. Dijelaskannya pula mengenai besaran uang perjalanan dinas luar kota, biaya transportasi luar Kantor dalam kota, uang harian kegiatan rapat luar Kantor dalam kota, uang harian perjalanan dinas luar Kantor dalam kota dan uang harian diklat luar Kantor dalam kota serta biaya BBM fasilitasi kegiatan dan perjalanan dinas luar kota tahun 2026. Selain itu disampaikannya terkait pemeriksaan BPK beberapa waktu lalu, “KAK merupakan acuan bagaimana Kita melaksanakan proses kegiatan. Dalam RAB mohon dirinci atau tidak menggunakan bahasa paket. Untuk seminar kit dalam suatu kegiatan agar diadakan sesuai kebutuhan,” ungkapnya. Nopi Suryanto menegaskan bahwa segala pembayaran di tahun 2026 akan dilakukan melalui transfer. “Untuk pembayaran di tahun 2026 ini semuanya melalui transfer,” ucapnya. Kasubbag Keuangan, Umum dan Logistik Sekretariat KPU Badung, Putu Kusuma Dewi menjelaskan mengenai kelengkapan yang diperlukan dalam melakukan pembayaran diantaranya untuk kelengkapan belanja bahan, belanja perjalanan dinas, belanja barang persediaan barang konsumsi, belanja bahan bakar minyak operasional, belanja honorarium, belanja paket meeting luar Kantor dan belanja modal. “Pembayaran di atas 2 juta rupiah agar dilengkapi BA Pleno, RAB dan KAK. Segala pembelian akan Kami bayarkan melalui transfer termasuk pembayaran yang nilainya kecil,” jelas Kusuma Dewi. Di Penghujung acara, Ida Bagus Gde Mariawan yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen sekaligus Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi Sekretariat KPU Badung mengungkapkan, “Dengan adanya pembelanjaan melalui transfer, marilah Kita bersama - sama untuk merencanakan dalam melakukan belanja.” Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Prayojana Graha Pemilu Alaya Giri Nata KPU Badung, Jalan Kebo Iwa Nomor 39 A Denpasar, Rabu (21/01/2026). ....
Sinergi Kuat Demi Demokrasi Badung yang Berakar Budaya
KPU Badung tetap totalitas bekerja meski nggak lagi musim nyoblos. Semua ini demi memastikan hak suara kamu tetap terjaga dan demokrasi kita makin berkualitas. Manfaatnya buat kamu gede banget: aspirasi warga jadi lebih didengar dan kebijakan publik jadi lebih transparan. Kami ingin setiap dari kamu merasa bahwa suara dan partisipasimu adalah penentu masa depan Badung yang lebih keren! Anggota KPU Kabupaten Badung Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Agung Rio Swandisara sempat berpesan nih: "Kami ingin demokrasi di Badung bukan cuma soal nyoblos, tapi jadi napas kehidupan yang nyata. Lewat kolaborasi bareng Kesbangpol, kami berkomitmen kasih edukasi politik yang asyik supaya masyarakat makin cerdas dan terlibat aktif." Intinya, kita ingin demokrasi yang nggak kaku, tapi yang informatif, berkelanjutan, dan tetap menjunjung tinggi nilai budaya kita di Kabupaten Badung. Momen penting ini dirangkum dalam audiensi bareng Kepala Badan Kesbangpol Badung, Bapak Nyoman Suendi, pada Rabu, 21 Januari 2026. Kita bahas tuntas mulai dari evaluasi program 2025 sampai bocoran rencana kerja tahun 2026 nanti. Semua disusun matang supaya pelayanan kami ke publik makin maksimal dan inklusif buat semua kalangan, dari yang muda sampai yang senior! Yuk, jangan cuma jadi penonton! Mari kawal bareng setiap rencana kerja KPU Badung. Caranya simpel: tetep update bareng kita di sini, ajak temenmu buat melek politik, dan tunjukin kalau warga Badung itu pemilih cerdas. Bareng-bareng, kita wujudkan demokrasi yang lebih asyik dan bermakna! ....