Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung terus berkomitmen hadir lebih dekat di tengah masyarakat, tidak sekadar sebagai penyelenggara administratif, tetapi juga sebagai pilar utama edukasi demokrasi. Melalui berbagai program pendidikan pemilih yang berkelanjutan, KPU Badung berupaya memastikan setiap elemen masyarakat menyadari betapa besarnya kekuatan satu suara untuk menentukan kemajuan daerah. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari literasi politik yang sehat, sehingga keterlibatan publik dalam proses demokrasi bukan lagi sekadar rutinitas atau kewajiban, melainkan sebuah instrumen nyata untuk mewujudkan kesejahteraan bersama di Kabupaten Badung. "Menjadi pemilih bukan hanya tentang rutinitas datang ke TPS dan mencoblos. Jadilah pemilih yang cerdas dalam memilah informasi, kritis terhadap setiap gagasan yang ditawarkan, dan teguh menjaga integritas diri. Karena di tangan anak-anak mudalah, kualitas ruang demokrasi dan masa depan kepemimpinan kita dipertaruhkan." tegas Anggota KPU Kabupaten Badung, I Putu Yogi Indra Permana. Substansi literasi demokrasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan kelembagaan KPU Kabupaten Badung sebagai pengawal ekosistem demokrasi. Membekali pemilih pemula dan kalangan akademisi dengan pemahaman yang komprehensif adalah sebuah investasi jangka panjang. Melalui ruang-ruang diskusi terbuka, KPU Badung berupaya membentengi masyarakat dari arus misinformasi serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, sehingga api demokrasi yang beretika tetap menyala selaras dengan kearifan lokal masyarakat kita. Langkah konkret dan semangat edukasi ini tercermin kuat dalam pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih yang terintegrasi dengan Rapat Pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kesenian Universitas Udayana. Digelar pada hari Minggu (23/08) bertempat di Ruang Rapat Nayakottama, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dinamis dan interaktif dari awal hingga akhir. Acara diawali dengan pemaparan materi inti, dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab yang memantik antusiasme mahasiswa, dan ditutup dengan penyamaan komitmen bersama antara KPU Badung dan perwakilan mahasiswa untuk terus mengawal jalannya pemilihan yang bermartabat. Kini saatnya kita semua mengambil peran dan aksi nyata! Jangan biarkan hak suara #TemanPemilih terbuang percuma atau terpengaruh oleh hal-hal yang mencederai nilai luhur demokrasi. Mari bersama-sama menjadi agen literasi politik di lingkungan masing-masing. Terus bekali diri dengan informasi yang akurat, jadilah pemilih yang rasional, dan mari kita wujudkan iklim partisipasi publik yang damai, jujur, serta adil. Suara TemanPemilih adalah nyawa bagi masa depan Gumi Keris Badung!