Berita Terkini

KPU Badung Berikan Bimtek kepada PPK dan PPS Pasca Dilantik

Demi efisiensi dan efektifitas kegiatan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Badung segera memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Pelaksanaan Pemiluhan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali Thaun 2018, pasca dilantik di Hotel Nirmala Denpasar, pada hari Selasa, (7/11/2017).

 

Materi dalam Bimtek yang diberikan menyangkut Tahapan Pilgub Bali Tahun 2018, pengetahuan teknis penyelenggaraan pemilu, perencanaan logistic dan keuangan dan mekanisme pengawasan terkait pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan.

 

Sebagai pengisi pertama, Anggota KPU Divisi Sosialisasi, I Wayan Artana Dana menyampaikan bagaimana jadwal dan tahapan Pilgub Bali hingga tanggal pemungutan dan penghitungan suara yang jatuh pada tanggal 27 Juni 2018 nanti.

Wayan Artana Dana yang juga merupakan Koordinator Wilayah Kuta Selatan mengajak segenap Anggota PPK dan PPS untuk mengedepankan tugas-tugas yang harus diselesaikan dalam tahapan-tahapan pemilihan yang kadang meski adalah hari libur tetap harus menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

 

Anggota KPU Badung Divisi Teknis Penyelenggaraan, I Wayan Semara Cipta menyampaikan agar sebagai penyelenggara senantiasa menjaga hubungan baik dan koordinasi dengan segenap stakeholder utamanya ditingkatan masing-masing.

 

“Saya ingin sampaikan tugas PPK dan PPS yang sudah mengunggu adalah koordinasi dengan Camat dan Perbekel atau Lurah dalam hal pembentukan Sekretariat PPK dan PPS. Khusus untuk PPS agar juga melakukan koordinasi berkelanjutan dalam hal pembentukan PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih),” kata Komisioner yang akrab dipanggil Kayun ini.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU kabupaten Badung, Anak Agung Gede Raka Nakula menyampaikan perihal Kodek Etik Penyelenggara dan titik-titik rawan dalam penyelenggaraan Pemilu, serta pelibatan Panwaslu dalam setiap tahapan pemilu ataupun pemilihan

 

“Sebagai penyelenggara pemilu kita sebagai penyelenggara terikat dengan kode etik penyelenggara, untuk itu sebisa mungkin minimalisasi terjadinya pelanggaran. Libatkan rekan kita di Panwaslih dalam setiap tahapan karena mereka juga merupakan penyelenggara pemilu yang tugasnya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tahapan,” tegas Anak Agung Gede Raka Nakula.

 

Komisioner KPU Kabupaten Badung Divisi Keuangan Umum dan Logistik, Luh Nesia Padma Gandi menyampaikan perihal pengelolaan logistic dan keuangan. Agar PPK dan PPS senantiasa rapi dan tertib administrasi masalah keuangan, serta bekerja dengan cermat dan teliti dalam menghitung dan mendistribusikan kebutuhan logistic Pilgub nanti.

 

Sebagai penutup, disampaikan materi perihal Pengawasan oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Badung, I Ketut Alit Astasoma yang menitikberatkan pada aspek pencegahan dan penindakan dalam kewenangannya sebagai Pengawas Pemilu/Pemilihan.

FOTO TERKAIT

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 1,120 kali