Kehumasan KPU Badung Diperkuat, Masyarakat Dapatkan Informasi Kepemiluan yang Lebih mudah dan Kredibel
#TemanPemilih – Kegiatan Sosialisasi Kehumasan berfokus pada peningkatan kapasitas humas dalam mengelola informasi publik, mulai dari penguatan kualitas narasi hingga peningkatan standar visual. Penguatan kompetensi ini diharapkan mampu menghasilkan informasi kepemiluan yang lebih jelas, kredibel, dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga publik dapat memperoleh edukasi yang tepat, meningkatkan partisipasi, serta membangun kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemilu.
Ketua KPU Kabupaten Badung dalam sambutannya menegaskan bahwa peran kehumasan memiliki posisi strategis dalam penyebaran informasi kepemiluan. “Kehumasan bukan hanya tentang dokumentasi, tetapi tentang bagaimana membangun citra lembaga melalui informasi yang akurat, menarik, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Muklis Danillah, jurnalis Detik Bali, yang mengangkat tema “Humas Ujung Tombak Institusi”. Ia menekankan pentingnya riset sebelum penyusunan press release, penguatan narasi, serta kebutuhan akan monitoring media untuk evaluasi kinerja kehumasan. Muklis juga memberi masukan terkait konten KPU Badung, termasuk perlunya kutipan dari peserta atau narasumber agar berita lebih kredibel dan tidak hanya bersifat klaim institusi.
Materi kedua disampaikan oleh Wigunantara Eka Putra, Ketua Himpunan Fotografer Bali, yang menekankan pentingnya kualitas visual dalam publikasi humas. Ia menjelaskan enam aspek dasar foto yang harus diperhatikan, pentingnya moment of peak, serta kemampuan humas dalam menilai kelayakan foto sebelum dipublikasikan.
Wigunantara juga menegaskan konsep “Humas harus berpihak”, yakni kemampuan menentukan point of interest dalam sebuah publikasi. Ia mencontohkan pada dokumentasi upacara atau apel pagi, humas harus berpihak pada pemimpin atau pembina upacara dengan memastikan sosok tersebut menjadi fokus utama dalam frame. “Jangan sampai pemimpin upacara hanya terlihat punggungnya saja. Di situlah pentingnya penentuan point of interest,” ujarnya.
Sesi diskusi berlangsung aktif, membahas strategi penulisan press release, penyelarasan antara judul dan lead, hingga langkah menjaga eksistensi lembaga pada masa non-tahapan pemilu. Para narasumber menegaskan perlunya kolaborasi media, riset konten, serta konsistensi publikasi sebagai kunci penguatan citra institusi.
Kegiatan ditutup oleh Ketua KPU Kabupaten Badung dengan harapan peningkatan kapasitas kehumasan ini dapat memperkuat kualitas layanan informasi kepada masyarakat. KPU Kabupaten Badung melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Kehumasan pada Selasa (2/12/2025) di Ruang Rapat Nayakottama, Gedung Graha Pemilu Alaya Giri Nata, Denpasar.